Ada Said Aqil, Mahfud MD dan Gus Yaqut, Ini Nama-nama yang Masuk dalam Konvensi Capres NU 2024

Abie Moechtar - Senin, 7 Juni 2021, 9:04 WIB

Konveksi Capres NU 2024/istimewaKonveksi Capres NU 2024/istimewa

FIXPEKANBARU.COM - Berdasarkan hasil survei berbagai lembaga, seperti SMRC (Saeful Mujani), Indikator Politik (Burhanuddin Muhtadi), Alvara ( Hasanudin Ali) populasi warga NU mencapai 45% - 50% lebih dari total umat Islam di Indonesia. 

"Tentu ini kabar yang menggembirakan, jika kita punya mimpi dan harapan besar terhadap eksistensi serta kader NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ke depan," ujar Ucok Sky Khadafi, Anggota Tim Sembilan Konvensi Capres NU 2024 kepada pers, kemarin.

Dari potensi populasi tersebut, ditengarai belum bisa memberikan peran optimal karena berbagai kran politik yang sejatinya bisa jadi outlet aspirasi warga NU dianggap masih banyak sumbatan. 

Baca juga: Bantah Soal Konvensi Capres NU 2024, Said Aqil Siroj: Itu Jelas Hoaks, Saya Nggak Tertarik

Atas dasar itulah, kemudian berbagai ikhtiar dilakukan agar kran politik warga NU yang selama ini telah dibuka lebar oleh Reformasi bisa dipergunakan secara optimal dan demokratis.

Dari berbagai forum diskusi informal, kemudian muncul gagasan untuk mewujudkan mimpi tersebut dengan cara-cara yang demokratis dan objektif. Salah satu tahapan yang disepakati adalah melakukan penjaringan sejumlah nama tokoh NU yang dianggap patut dimunculkan. Meski pemunculan nama-nama tersebut masih bersifat terbuka terhadap berbagai masukan dan usulan.

Diantara nama-nama yang dimunculkan saat ini, antara lain Ketua Umum PBNU (Said Aqil Siraj), Ketua Umum PP Muslimat (Khofifah Indar Parawangsa), Menkopolhukam (Mahfud MD), mantan Waketum PBNU (KH As'ad Said Ali), Ketum PP GP Ansor (Yaqut Kholil Qoumas), Putri Gus Dur (Yeni Wahid), Ketum PP ISNU (Ali Masykur Musa), Imam Besar Masjid Istiqlal (Nasaruddin Umar), Khatib Aam PBNU (Yahya Staquf), Ketum PKB ((Muhaimin Iskandar), mantan Ketum Fatayat (Ida Fauziyah), mantan Satkornas Banser (Andi Jamaro Dulung), anggota Hakim MK (Wahiduddin Adams), Ketum IK PMII (Akhmad Muqowam), Tim MKNU (Endin AJ Sofihara), Aktivis NU berlatar militer (Johansyah). 

Baca juga: Keren! Mahasiswa Unusa Ciptakan Masker Praktis dan Multifungsi

Editor: Abie Moechtar

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi