BKSDA Riau Evakuasi Dua Gajah di Inhu, Diberi Nama “Kaesang dan Dodo”

Abie Moechtar - Minggu, 22 Agustus 2021, 18:44 WIB

Foto dokumentasi Balai Konservasi dan Sumberdaya Alam (BKSDA) Wilayah I RiauFoto dokumentasi Balai Konservasi dan Sumberdaya Alam (BKSDA) Wilayah I Riau

FIXPEKANBARU.COM - Balai Konservasi dan Sumberdaya Alam (BKSDA) Wilayah I, Riau, melaporkan pihaknya bersama tim gabungan telah berhasil melakukan translokasi dua gajah yang dilaporkan muncul di kebun masyarakat, di kawasan hutan Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Kepala Bidang KSDA Wilayah I Andri Hansen Siregar, Ahad (22/8/2021) menjelaskan, proses translokasi ini dilakukan selama tiga hari, sejak Rabu sampai Jumat kemarin.

Pihaknya, lanjut Hansen, dalam hal ini turut dibantu tim Balai Besar KSDA Riau, Balai TNTN, Polsek Peranap, Koramil 05 Peranap, aparat Kecamatan Peranap, Yayasan TNTN, dan beberapa perusahaan. 

“Proses translokasi yang kami rencanakan berhasil terhadap dua ekor gajah liar tersebut diketahui masih remaja berjenis kelamin jantan,” jelas Hansen.  

Baca juga: Kejam! Diduga Diracun, Gajah Sumatera Ditemukan Mati Tanpa Kepala

Upaya translokasi ini, jelas Hansen dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dua gajah tersebut telah merusak kebun warga di sekitar Kecamatan Peranap tepatnya di Kelurahan Peranap dan Desa Semelinang Darat.

“Sebelumnya kami mendapat laporan dua gajah itu muncul selama kurang kurang satu bulan,” ucap Hansen.

Hansen melanjutkan, sebelumnya tim gabungan juga telah beberapa kali melakukan upaya penggiringan ke habitatnya. Namun belum berhasil. 

Editor: Abie Moechtar

Sumber: MCRiau

tags
Artikel Rekomendasi