Tegas! PBNU Tolak Rencana Pemerintah Pungut Pajak dari Pendidikan dan Sembako

Abie Moechtar - Sabtu, 12 Juni 2021, 11:43 WIB

Sekretaris Jenderal PBNU, HA Helmy Faishal Zaini.Sekretaris Jenderal PBNU, HA Helmy Faishal Zaini.

FIXPEKANBARU.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menolak rencana pemerintah untuk memungut pajak dari sektor pendidikan dan bahan makanan pokok atau sembako. 

Hal itu ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal PBNU, HA Helmy Faishal Zaini.

Dia menyebutkan bahwa rencana Pemerintah yang akan memungut pajak pertambahan nilai (PPN) pada jasa pendidikan tidak tepat. Begitu juga PPN yang hendak diterapkan pada sembako yang dinilainya juga tidak berpihak pada kemaslahatan atau kesejahteraan rakyat. 

Baca juga: PBNU Berangkatkan 30 Penerima Beasiswa ke Universitas Al-Azhar Mesir

“Dalam pandangan kami, inisiatif pemerintah dalam hal upaya meningkatkan pajak namun melalui cara peningkatan PPN pendidikan dan sembako adalah tindakan yang tidak tepat, dan sebaiknya usulan ini dapat dicarikan formula lain yang lebih memungkinkan dan bijaksana,” ujar Helmy, Jumat (11/6), seperti dilansir dari NU Online.

Maka, menurut dia, tidak boleh kebijakan pemerintah nantinya justru akan menjauhkan dari spirit dan cita-cita luhur sebagaimana tertuang dalam UUD 1945

Berikut lima poin penegasan Sekjen PBNU terkait rencana Pemerintah memungut pajak pendidikan: 

Baca juga: Bertemu Dubes Palestina, PBNU Desak PBB Ambil Langkah Sepakati Gencatan Senjata

Editor: Abie Moechtar

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi